
Di mata masyarakat “komputer” saat ini, Linux memang masih dianalogikan dengan pemrograman, hacking, dan sejenisnya. Pokoknya yang berbau ngetik-ngetik di depan layar dengan kode-kode gag jelas. Hehehe..
Ya, memang tak dapat dipungkiri bahwa awalnya Linux atau mbah e, yaitu Unix memang identik dengan kode-kode mbingungi yang nyenengi (baca : nek bisa =P), tapi untuk era saat ini Linux pun tak kalah dengan sistem-sistem operasi yang laen dalam hal multimedia. Dukungan-dukungan format audio maupun video juga semakin banyak, baik yang berbayar maupun gratis.
Read more…
Hmm..sebagai reaksi (wuih..kayak apa aja) salah satu komen dari Bang Ditter saia postingkan tentang : Why Linux? alias Mengapa Linux?
Well, langsung tancap, Gaaaan..
Nah, agar jelas alasan-alasan mengapa pake Linux, lebih enak pake perbandingan..perbandingan antar Sistem Operasi (Operating System) : Linux vs Windows (untuk Mac tidak saia bandingkan karena saia blom pnah pake Mac — padahal pengen banget T.T )
Oh, ya bagi yg belum tau makanan jenis apa Sistem Operasi itu, mungkin bisa dibuka wiki dulu..hehe (ketahuan kalo saia males njelasin >.<)
Nah, amunisi dah siap..inilah perbandingannya :
1.Desktop alias GUI alias Graphical User Interface alias Tampilan Grafis Sistem Operasi
Read more…
Setelah saia bermain-main dan mulai ber-adaptasi dengan LinuxMint saia, saia menemukan beberapa hal yang masih belum sempurna bagi saia yg mantan pengguna Windo*s ~_~
Salah satu hal yg cukup mengganjal adalah font. Font adalah jenis-jenis huruf yang digunakan dalam suatu tulisan teks komputer. Jenis font ada bermacam-macam, misalnya Arial, Times New Roman, Helvetica, Calibri, Comic Sans MS, Trebuchets MS, dan banyak lainnya –> menurut id.wikipedia.org. Nah, kebetulan sekali saia termasuk suka mengutak-atik gambar dengan program seperti GIMP dan Inkscape yg tentu saja sangat membutuhkan font utk memperindah tampilan (hmm..tampilan >.<).
Read more…